Soal Ekstradisi, Singapura Ingin Apa?

VIVAnews – Bukan rahasia lagi bila sejumlah buronan asal Indonesia senang lari ke Singapura untuk menghindari aparat hukum. Sebut saja nama Anggoro Widjojo, Gayus Tambunan, Nunun Nurbaeti, dan yang terakhir adalah Muhammad Nazaruddin.

Anggoro adalah tersangka kasus korupsi pengadaan Sistem komunikasi Radio Terpadu di Departemen Kehutanan. Sedangkan Gayus adalah terpidana kasus mafia pajak dan Nunun adalah tersangka kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior BI. Nama terakhir, Nazaruddin, diduga terlibat kasus suap Seskemenpora soal pembangunan Wisma Atlet SEA Games di Palembang.
Keempat orang itu mempunyai tiga kesamaan: memilih untuk ‘lenyap’ di Singapura, kecuali Gayus yang akhirnya bisa ‘dibujuk’ untuk kembali ke Indonesia. Angka itu belum termasuk bankir-bankir kakap yang memilih terbang ke Singapura.
Antara lain misalnya, dua buron kasus PT Bank Century, Rafat Ali Rizvi dan Hesham Al Warraq. Lalu jangan lupakan Edi Tansil, terpidana kasus ekspor fiktif yang sempat singgah di Singapura sebelum dikabarkan menetap di China. Ada pula Bambang Soetrisno dan Adrian Kiki Ariawan, terpidana seumur hidup kasus BLBI Rp1,5 triliun yang singgah ke Singapura sebelum terbang ke Hongkong dan Australia.
Sangking jengkelnya dengan fakta itu, Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, mendesak pemerintah dan DPR merundingkan kembali soal perjanjian ekstradisi dengan Singapura.

Tanpa perjanjian ekstradisi yang mengikat antarkedua negara, Mahfud menilai penegak hukum Indonesia akan selalu kesulitan untuk mengejar buronan atau koruptor yang kabur ke Singapura.
“Penjahat-penjahat, koruptor-koruptor kita yang lari ke sana, aman semua. Sejak dulu saya katakan, Singapura harus dipaksa untuk mengadakan perjanjian ekstradisi,” kata Mahfud, Kamis 2 Juni 2011 lalu.

About mnasirwdw2000

bangsa indonesia adalah bangsa yang besar bangsa yang mempunyai kelebihan luar biasa dari aspek teritorial, budaya, sumber daya dan banyak lagi..... oleh karena itu kita perlu bangga dan menjadikan Indonesia global leader yang disegani.........
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s